Search This Blog

Saturday, December 10, 2016

Smartphone Kece untuk Blog Kece


Pernah ga sih, ngerasa garing, ketika kamu berada di suatu tempat, dengan kondisi handphone ketinggalan di rumah? Duh, rasanya seolah mati gaya. Tangan yang biasanya selalu ditempeli handphone, berasa jauh lebih hampa melebihi ‘musim’ kemarau pada dompet. Hahaha. Terdengar berlebihan, memang. Tapi, begitulah, kenyataan.  

Terlepas dari keren dan canggih atau tidaknya, memiliki sebuah gadget memang sudah menjadi kebutuhan tersendiri bagi kita. Hampir semua orang saat ini memiliki handphone, tanpa terkecuali anak kecil usia SD yang masih piyik. Tanpa handphone, hidup akan terasa sepi. Ga percaya? Coba aja deh, ga isi paketan atau kuota handphone, barang sehari dua hari.

Krik. Krik. Krik. Begitulah hidup berjalan. Lambat. Sunyi, dan membosankan. Gimana engga. Biasanya, bangung tidur, secara otomatis tangan langsung meraih handphone, entah untuk mencek pesan masuk atau melihat social media. Apalagi bagi seorang Blogger, handphone sudah seperti belahan jiwa yang harus ditenteng kemanapun dan kapanpun, karena kegunaannya yang sangat mendukung aktivitas ngeblog. Kog bisa? Ya iyalah. Ga percaya? Check this out!

Gambar Kece untuk Blog Kece

Saat ini, rasanya, hampir tidak ada Blogger yang tidak memiliki gadget untuk mendukung aktivitas menulis sebuah blog. Ya, minimal, sebuah handphone sudah tentu menjadi pegangan dan setia berada di genggaman. Terus handphone seperti apa yang paling menjadi favorit bagi aku selama ini? Kalau ditanya seperti itu sih, aku akan jawab, Handphone dengan kamera yang mumpuni, yang bisa membuat foto terasa lebih hidup dan gambar cerah, mesti tanpa pencahayaan yang bagus.

Kamu pernah ga, ngalamin kejadian seperti ini. Berkunjung ke blog orang lain, hanya karena tertarik dengan gambar yang ia sertakan dalam postingan blognya. Iya. Dipungkiri atau engga, selain tulisan, gambar menjadi salah satu pemicu minat bagi orang lain untuk mengklik blog kita. Ketika gambarnya kurang menarik, cahayanya burem, belum lagi objeknya ga jelas, pasti orang jadi malas bahkan enggan untuk melirik blog kita.

Contoh sederhananya aku perlihatkan dari gambar Cheese Cake yang aku buat hari ini. Ya. dipungkiri atau tidak, gadget, dalam hal ini handphone, merupakan barang penting yang mampu mengoptimalkan aktivitas ngeblog seseorang. Walaupun tanpa Kamera DSLR layaknya fotografer profesional, seorang blogger diharapkan mampu mengambil foto yang ciamik dan enak dipandang.


Foto diatas, aku ambil dengan objek, tempat, dan waktu yang sama. Kelihatan jauh banget, kan, beda antara keduanya. Foto pertama aku ambil menggunakan smartphone milik pribadi, sementara foto kedua aku ambil menggunakan smartphone Samsung J5 milik suami. Hahaha. Gimana, foto mana yang kalian pilih?

Udah pasti tentu yang kedua dong ya, yang sebelah kanan. Meski diambil pada waktu yang sama, kualitas pencahayaan gambar yang diambil menggunakan Samsung Galaxy J5 jelas terlihat lebih oke. Padahal, itu sama sekali ga aku edit menggunakan aplikasi apapun. Jadi gambarnya bener-bener gres. Begitu selesai di foto, langsung aku pindahkan ke notebook tanpa perlu diutak atik.

Belum lagi Samsung Galaxy J5 memiliki teknologi Palm Recognition yang dapat memudahkan pengguna dalam memotret objek. Jadi bagi kamu yang suka selfie, jangan khawatir deh. Hobi selfie kamu bakalan sangat sangat sangat didukung dengan adanya fitur Kamera 5 MP dan fitur LED Flash. nih, cek disini deh coba, buat lihat fitur lengkapnya.
 
Selain kualitas gambar yang bagus, satu lagi hal yang sangat aku idolakan dari Samsung Galaxy J5 (kepunyaan suami) ini, yaitu beratnya yang ringat banget. Digenggamnya itu, loh. Enakkkk. Bikin betah pegang, deh, pokoknya. (tukeran handphone yuk, Pah. Wink wink). Bayangin aja, berat handphone keceh ini hanya sekitar 158 gram. Gimanah, enteng kan? Jadi masih ragu beralih ke Samsung Galaxy? Kalo aku, sih, engga lagi.




Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Competition dengan Tema
“Memanfaatkan Fungsi Smartphone dalam Kehidupan Sehari-hari Sebagai Blogger”
Oleh Female Daily dan Samsung

Wednesday, December 7, 2016

Hobi yang Dibayar -Happy Tummy, Happy Family-

Seseorang pernah berkata, kalau, “Pekerjaan paling menyenangkan di Dunia adalah hobi yang dibayar,”. Iya, ga ada pekerjaan yang paling nyenengin di dunia selain hobi yang dibayar. Gimana engga, kita bisa ngerjain segala sesuatu yang kita sukai, yang jadi passion kita dalam hidup, dan dibayar. Mungkin terdengar terlalu muluk dan sempurna. Tapi, kenapa ga mungkin terjadi?

Punya hobi nulis sejak masih SD (walaupun waktu itu cuma nulis Diary), mengantarkan aku jadi seorang reporter di sebuah Harian Nasional di Jakarta. Padahal, waktu itu aku kuliah di kota Yogyakarta dan ga pernah punya mimpi sama sekali untuk bisa kerja di Ibukota. Lewat hobi yang kemudian jadi pekerjaan tadi, aku bisa ketemu banyak orang ‘besar’ dan terkenal, serta pergi ke tempat-tempat yang ga pernah aku bayangin selama hidup.

Enak kan?

Tentu saja enak. Hehe. Paling gak, aku udah pernah ngerasain melakukan hobi yang kemudian dibayar. Hobi nulis tersalurkan, penghasilan pun ga ketinggalan. Tapi hal sempurna tadi ga berlangsung lama. Hahaha. Setelah menikah dan punya anak, aku pun dilanda ‘kegalauan’ Emak-emak seantero jagad. Aku dihadapkan pada dua pilihan, antara menjadi Full Time Mom dan fokus ngurusin anak-anak, atau tetap berkarir seperti sebelumnya.

Think. Think. Think. Dan kemudian,,, Eureka! Aku pun punya ide untuk kembali dapetin penghasilan lewat hobi. Hobi yang sebenernya ga kalah aku suka, setelah menulis. Hobi yang sempat terabaikan, karena dulu waktu jadi mahasiswa dan kemudian pekerja kantoran, aku ga punya banyak kesempatan untuk melakukannnya.

Terus, hobi apaan, tuh?

Hobi yang aku maksud adalah, hobi masak, hobi bikin kue, dan hobi nyobain banyak resep baru. Hahaha. Sekilas, terlihat kurang keren, memang. Apalagi jika dibandingkan dengan hobi yang dulu. Tapi, kalau sekiranya menghasilkan, kenapa engga? Setelah berpikir panjang lebar, aku pun mulai merintis usaha di bidang ini dan mulai buka orderan melalui tetangga di komplek tempat aku tinggal. Lumayan juga ternyata, hasilnya. Penghasilan dapat, hobi masak pun tersalurkan.




Udah sibuk masak, hobi nulisnya terlupakan, dong? Oh, tentu tidak. Hahaha. Lewat kalkulasi Hobi Nulis + Hobi Masak, muncullah blog ini. Cucok, kan, ? Dua-duanya sama-sama jalan, deh. Awalnya sih, ga kepikiran buat punya blog. Tapi beberapa temen yang sering beli jajanan kadang suka nanya, resep apa yang dipakai. Biasanya sih, dengan awalan “Kue / Masakannya enak deh. Anak-anak sama Papanya suka. Boleh minta resep, ga? Kalo ga rahasia Perusahaan, sih.”



Hahaha. Tentu aja ga rahasia. Meskipun jualan, aku pikir, aku ga perlu ngerahasiain resep yang sering aku pakai. Toh, aku juga dapet resep dari banyak sumber, mulai dari blogwalking di internet, baca majalah, tabloid, buku resep, sampai ‘nyontek’ resep dari balik kemasan terigu atau margarine. Hah? Beneran, dari kemasan margarine? Iya. Apa salahnya, coba? Thoh, ilmu itu kan bisa didapet dari mana aja.

See, kan? Aku aja dapet resep dari mana-mana. Jadi kenapa harus sombong dan pelit sama resep yang sering aku pake. Aku sih, mikirnya, malah seneng, masakan atau kue yang aku buat bisa jadi inspirasi bagi temen-temen buat eksekusi sendiri di dapur mereka. Seneng, karena bisa jadi inspirasi buat nyenengin keluarga mereka. Karena kayak yang sering kita denger, Happy Tummy, Happy Family, right?

Lagipula, kan, kadang walaupun udah tau resepnya, masih banyak temen-temen yang lebih suka order ke aku untuk dibuatkan kue / masakan favorit mereka, ketimbang bikin sendiri, dengan berbagai alasan. Kalo kata orang bijak, sih “Rejeki ga bakal kemana, asal terus usaha dan doa,” hehehe.

Belanja dalam Satu Klik

Ngomongin soal alasan untuk ga eksekusi resep di dapur sendiri, ada beberapa nih, yang sering aku denger. Kebanyakan temen males turun ke dapur untuk bikin kue itu, selain karena emang ga suka ‘ribetnya’, juga karena ga punya peralatan memadai untuk menyalurkan hobi ini. Tapi jaman sekarang sih, aku rasa hal itu bukanlah problemo yang bisa menghambat hobi.

Apalagi, segala sesuatunya kini bisa didapat hanya dengan satu klik, lewat gadget favorit, dan Voila! Barang pun sampai di rumah dan siap digunakan. Haha. Ga perlu lagi deh, repot panas-panasan nyari barang yang dibutuhkan dengan keluar rumah. Lewat internet, berbelanja semudah menjetikkan jari. Coba aja deh, buka Bukalapak.

Hampir semua yang dibutuhin ada disitu. Apalagi kalo cuman buat baking. Keciiiil. Mulai dari Oven, Mikser, Loyang, Aneka jenis cetakan cookies yang lucu, sampai dengan terigu, semua ada disana. Udah buka situsnya, dan cek sendiri? Bener kan, yang aku bilang? Hahaha. Dengan buka Bukalapak berasa punya supermarket sendiri, di rumah.













Belanja tanpa makeup dan cuman pake celana pendek sambil duduk selonjoran atau nungging (di kasur) ga masyalah. Tinggal klik, klik, klik. Ga percaya? Coba aja deh.

  1. Buka situs Bukalapak
  2. Pilih barang yang diinginkan,
  3. Pilih metode pembayaran, 
  4. Konfirmasi deh, pembayaran yang tadi udah kita pilih. 
  5. Selesai, dan, tinggal tunggu barang pesanan kita sampai ke rumah. Simple, dan semua kebutuhan pun terpenuhi.



Gimana? Masih butuh apa lagi? Tinggal klik Bukalapak, dan tring! Barang yang diinginkan pun datang. Mau buat cookies, ga punya cetakan cookiesnya? Kilk. Klik. Klik. Dan cetakan cookies lucu pun sampe rumah. Apa? Udah punya cetakan cookies, ga punya Ovennya? 

Tenang, buka lagi, Bukalapak dan pilih berbagai jenis oven disana. Ada banyak jenis. Bisa pilih suka-suka. Selain banyak jenis produk dan variasi harga yang bisa kita pilih, Bukalapak juga menyediakan fitur 'termurah' dimana kita bisa memfilter produk dari harga yang paling ekonomis.

So, gimana? Masih males juga baking? Jangan khawatir, aku siap menampung orderan kue atau masakan apapun yang diinginkan. :D Finally, Let’s go to Kitchen, and Happy Cooking J



Tulisan ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blog Inspirasi Wanita, dengan Tema
“Hobimu, Inspirasi Sekelilingmu”


Oleh HijUp dan Bukalapak

Monday, December 5, 2016

Resep Singkong Goreng Melepuh




Singkong goreng melepuh? Makanan apaan tuh? Hehehe. Mungkin ada diantara Moms yang bertanya-tanya waktu liat judul postingan.  Sebenernya sih, Singkong Goreng Melepuh, merupakan singkong goreng biasa. Tapi, proses pembuatannya yang aga spesial (baca: aga ribet) dibanding singkong goreng biasa, yang kemudian bikin hasil akhir singkong goreng ini jadi ikut spesial. Terus kenapa namanya melepuh? Serem amat. Hahaha.

Dibilang melepuh karena singkongnya ketika digoreng renyah dan Crispy, terus begitu dipegang teksturnya rapuh, makanya dibilang singkong goreng melepuh. Singkong goreng ini asli enak. Ya, sesuai lah ya, sama proses bikinnya. Ketika Moms biasa membuat singkong goreng dengan langsung goreng begitu dikupas, ya jangan salahkan kalau hasilnya akan jadi singkong goreng biasa. Ada proses ada hasil, istilahnya.

Untuk singkong goreng ini sendiri, menurut aku reviewnya super enyak. Ga kalah deh, sama singkong yang dari resto. Tekstur luarnya renyah dan garing, tapi begitu dimaem, tekstur dalemnya empukkk banget. Crispy pas digigit, begitu masuk mulut, hm, langsung melt. Sebenernya sih, bahan yang dibutuhkan buat bikin singkong goreng spesial ini ga terlalu rumit. Cuman ya gitu, harus siap ngeluarin kukusan untuk prosesnya.


Tapi, bagi Moms yang pengen bikin lewat cara direbus juga bisa. Aku udah nyobain kedua cara tersebut dan hasil akhir sama-sama enak. Cuman, kayak yang aku bilang tadi, proses yang repot tentu menghasilkan singkong goreng yang lebih spesial lagi. Ibaratnya, kalo pake cara direbus singkongnya enakk, pake cara dikukus terlebih dahulu, enaknya banget. Hehehe.
Daripada ribet ngomongin proses bikin, langsung eksekusi aja yuu Moms. Capcuuus ke dapur J

Bahan :
Singkong ½ kg
3 siung Bawang putih
Ketumbar secukupnya
Garam
Penyedap rasa (optional)
Air es untuk merendam singkong yang telah dikukus

Cara membuat :
Kukus singkong hingga empuk. Sembari menunggu singkong matang, blender bawang putih dan ketumbar, tuang ke dalam air es untuk merendam. Beri garam dan tes rasa, pastikan sudah asin ya Moms. Setelah singkong dalam kukusan matang dan empuk, masukkan langsung singkong ke dalam air es.

Proses singkong dari kondisi panas ke dingin ini yang nantinya akan membuat singkong menjadi melepuh dan ‘mekrok’. Diamkan beberapa saat, sampai bumbu meresap, lalu goreng di minyak panas. Siap dinikmati, Moms J

Kalo aku sih, favorit maem singkong ini pake Sambel Teri Abirah Cakes & Catering. Rasa pedas, gurih dan asin yang campur jadi satu bikin nagih. Awalnya sih, ga tau kalo singkong dicocol sambel itu enak. Hahaha. Awalnya karna apa, cobak? Suatu hari, aku lagi nyambel teri ini, buat dicampur adonan Plecing Kangkung.



Pas mau icip sambel, eh, ayamnya masi di kompor lagi ungkep dan belom mateng. Dicolek langsung pake jari, jiper. Hahaha. Liat diatas meja ada singkong goreng, langsung deh, comot satu. Dan begitu dimaem,,waw,,enyakkksss. Boleh dicoba nih, Moms. Lumayan banget, buat cemilan di penghujung tahun yang selalu dirundung gerimis.

Yang pasti, lebih sehat, dibanding beli, karena minyaknya jelas, ga dipakai berkali-kali kayak di tukang gorengan di jalan. Ya, mungkin sekali-sekali bolehlah, konsumsi gorengan pinggir jalan. Tapi kalo keluarga suka, bahkan doyannn, kenapa ga bikin sendiri, ya gak Moms. Lebih murah, lebih sehat, dan pastinya, lebih enakk.

J Happy Cooking, Moms.


Pamulang, 5 Desember 2016, Ngetik sambil nunggu magrib,,:D

Sunday, December 4, 2016

Ketan Kinca' Durian



Ketan Kinca Durian
Ga terasa, udah bulan Desember ajah yah Moms. Padahal kayaknya baru kemaren, nikmatin tahun baru bareng temen ato bareng keluarga. Sukak banget deh, sama Desember. Selain karena cuaca berubah jadi dingin-dingin syahdu gimana gitu (secara,,,sepanjang hari ditemenin gerimis), Desember juga merupakan waktunya buah kesukaan aku bertebaran dimana-mana. hahaha. Yuppp! Dureeen!

Beuhhh paling doyan banget deh, sama buah yang satu ini. Apalagi kalo mudik ke Bangka pas musim duren. Haduh, say God Bye sama yang namanya diet. Apalagi serumah bisa dibilang pecinta Duren. Jadi kalo beli, langsung brekkk banyakkkk. Bisa sekarung. Hahaha. Makannya juga bisa sepuasnya. Dari semua jenis Duren sih, favorite aku Duren yang buahnya kecil, dagingnya manis, warnanya putih dan benyek. Hahaha. Pasti ada diantara Moms yang kurang suka yak, jenis buah Duren yang begini.

Emang sih, kebanyakan orang milih Duren yang buahnya besar, dagingnya tebel, warnanya kekuningan dan ga benyek. Yah, jenis-jenis Duren Montong gitu deh. Tapi ga tau kenapa, aku malah kurang begitu suka jenis Duren yang gitu. Yaa, kalo ada sih, Hajar Blehh. Tapi kalo disuru milih, pilihan aku tetep si Duren Kecil. Hahaha. Ngotot.

Beda dengan di Bangka, kalo lagi di rumah Pamulang, Tangerang Selatan, aku beli Duren ga pernah banyak-banyak. Selain ngirit (bhuahahhaha. Jujur), kalo beli Duren banyak-banyak disini kayaknya kurang seru. Yang maem paling cuman aku sama Papanya anak-anak. Kaleela- Khansa kayaknya belom keliatan doyan sama buah musiman yang satu ini. Kalo maem cuman bedua sih rasanya kurang greget. Ga ada aksi saling sikut karena pengen cepet-cepetan ngambil Duren lagi,,dan lagi.

Jadi kalo dirumah sini maemnya dalam diam dan sunyi senyap. Hahaha. Ga asyik. Coba kalo di rumah Bangka’, beuh, belom bersih bijinya, udah nyomot lagi yang laen. Pesaingnya banyak. Jadi maemnya semangattttt. Hahaha. Nah, berhubung beli Durennya ga gitu banyak, paling banter 2-3 biji kalo disini, jadi biasanya Durennya aku olah jadi cemilan enak. 

Apalagi, kalo bukan Ketan Kinca’ Duren? Hmm, Moms ada yang mau nyoba? Yuks ah, langsung turun ke dapur, dan capcuss eksekusi. Resep asli aku dapet dari Blogwalking ke Dapur Ipoek ya. Udah pasti mudah deh, bikinnya. Resep dibawah udah aku modifikasi sesuai selera aku. Check this out:

Bahan Ketan :
250 gr beras ketan, (aku rendam semalaman ditinggal tidur)
Santan 250 ml
Garam

Cara Membuat :
Kukus beras ketan 15 menit. Sambil menunggu beras ketan di kukusan, Moms bisa didihkan santan yang sudah ditabur garam secukupnya. Setelah itu, angkat beras ketan di kukusan dan tuang ke dalam santan. Masak hingga santan terserap habis oleh beras ketan. Kukus kembali hingga matang atau kira-kira 30 menit.

Bahan Kuah Kinca’:
400 ml santan
3 sdm tepung maizena larutkan dengan 100 ml air
125 - 150 gr gula merah
75-100 gr gula pasir
7-8 bj mata durian

Cara Membuat :
Rebus santan yang sudah dicampur dengan gula merah dan gula pasir. Aduk rata hingga santan panas dan gula larut. Masukkan larutan tepung Maizena dan durian. Aduk terus hingga meletup-letup dan sebagian daging durian terpisah dari bijinya.

Penyelesaian :
Cetak ketan sesuai selera, siram dengan kuah Kinca’. Hm, enakkk deh. Aku aja pas lagi maem Ketan Kinca’nya sempet-sempetnya ngomong “Ini ketan enak bangettt,,sihhh,” terus begitu ketan di piring udah habis, ngebatin lagi “Udah deh, eneg juga makan Ketan Kinca’ banyak-banyak,”. 



Tentu aja pikiran eneg tadi cuman sesaat. Beberapa jam selanjutnya begitu perut mulai kosong dan liat Ketan Kinca masih ada, langsung ambil piring, terus dengan khilaf ngabisin seporsi Kinca’ lagi. Hahaha. Begitulah aku, emak dua anak yang masih labil. Wkwkwkwk. Happy Cooking, Moms.


Pamulang, 5 Desember 2016. Masih ngetik ditemenin hujan dan lantunan lagu tahun 90an di Delta FM 

Memanfaatkan Social Media untuk Dekat dengan Anak





-Pengen jadi Ibu' kayak Ibu'-
-Social Media ; Bikin yang Jauh jadi Dekat-
Beberapa hari lalu aku di invite Si Bungsu #Adek kandung# di Social Media Facebook. Jangan tanya kenapa baru temenan sekarang. Hahaha. So far, sih, kita temenan di bbm, mau nelpon juga tinggal telpon. Jadi kadang ga kepikiran buat temenan di social media kayak facebook, path, instagram, dll.

Begitu selesai konfirm, Aku pun secara naluriah langsung iseng liat history Facebook nya #Kepo hahaha# Ga banyak post berarti. Temennya juga sedikit. Jadi inget sama Ibuk #Ibu kandung#. Yang feeling aku, khusus bikin Facebook #Jaman aku kuliah# dan invite aku, hanya untuk 'mantau' anaknya dari jauh karna anaknya kuliah di kota yang beda sama beliau, dan ga bisa ditemuin, serta dilihat aktivitasnya tiap hari.

Buktinya ajah, temennya Ibu' waktu itu ga banyak di Facebook. Belom lagi postingannya. Bersih. Ha-ha-ha. Trus ngapain bikin Facebook kalo gitu. #kecurigaanku makin membuncah :-D #

Kesini-sininya aku baru ‘ngeh’ dan mikir nih Moms,,,,kalo dari facebookku, ibu' tau aku lagi pacaran sama siapa, lagi ngerjain apa, ato lagi ngerasa apa. Tapi jangan bayangin Ibu'ku tipe orang yang 'kepo' yaa,,karna walopun tau banyak hal, beliau ga pernah sama sekali iseng sok pengen tau trus nanya2 yang bikin aku 'gerah' ketika ditanya. Ketika aku cerita ato Curhat, bahasa gaulnya, baru deehh,,,ketauan kalo beliau selama ini 'mantau' aku.

Jadi buat Moms yang sekarang punya anak usia remaja, jangan coba-coba deh yak, terlalu pengen tau banyak soal anak dengan memberondong anak lewat pertanyaan-pertanyaan kepo yang bikin gerah. Biarin ajah anak cerita ngalir, dengan keinginan sendiri. Pun, ketika aku mulai pake BBM #BlackBerry Messenger# Beliau pun ikut2 pake BBM. Makanya tau hampir semua aktivitas, bahkan perasaan waktu aku lagi marah, sedih, seneng, dll yang memang kadang aku post dengan sengaja di personal message #hahahhah. Jangan tuduh aku ababil, please 
:-D #

Kecuali status aku yang 'aneh' dan ga biasa, kayak waktu aku pernah ngumpat dan ngomong kata 'sial' di personal message, ga ada dua menit setelah aku post lgsg muncul "PING!!!" dilanjutkan BBM "itu kenapa statusnya gitu" dan berlanjut dengan ceramah panjang dua hari satu malem #beneraannn,,sampai besoknya karna satu kata 'sial' yang aku post di PM,, ceramah dan Omelan beliau masi berlanjut,,panjang daan panjang,,kayak Choki Choki,,,,hahahaha.

Hmmmm,,,dari hal kecil tersebut, aku jadi kepikiran,,buat pengen nerapin hal yang sama ke Kaleela sama Khansa ketika mereka udah gede. Aku pengen temenan sama mereka di social media yang mereka punya, apapun lah itu jenisnya yang akan trend sepuluh sampai dua puluh tahun mendatang #kalau masi dikasi umur sama Allah#

Aku pengen jadiin mereka temen. Tanpa batasan bahwa kalo aku ini Orang Tua dan Mereka adalah anak. Aku pengen mereka ga segan cerita ke aku tentang semua hal, termasuk mereka lagi deket sama cowok A, suka sama cowok B, ato lagi sebel sama temennya dll.

aku pengen bisa ngelakuin hal yang mereka suka tanpa ada rasa 'jaim',,,,,kayak dulu #aku inget banget# Ibu' pernah main permainan kejer2an sama jagain Benteng dari musuh yang kalo di Bangka namanya 'Kacep' # Kalo inget itu rasanya aku suka ga habis pikir, trus bertanya tanya sendiri dalam hati, bener ga sih, Ibu' aku umurnya 46 tahun #waktu itu aku masih kuliah. Sekarang sih udah 54 tahun, InshaaAllah 28 Desember ini #karna aslik, permainan itu tuh childish bangetttt,,,,,


Pernah juga semaleman kita begadang nonton Drama Korea. Waktu itu lagi booming2nya Full House di DVD, sampe2 Bapak ngomel karna kita ga tidur tidur,,,kuat mantengin muka ganteng Rain di tv hahahah "Nonton film kog ga kelar2" kata Bapak waktu itu # Kalo sekarang papa yang suka ngomong gitu,,,,ahahahah #Kannn disc DVD nya ada banyak bapaaakk,,#dan Papa # hahahah. Secaraaaa,,,Drama Korea rata2 ada 16 sampe 20 episode. Hahahahah.


Back to sosial media,,,,intinya,,aku pengen banget bisa deket sama anak2 sama kayak Ibu' deket sama aku. Dan mudah2an bisa begitu. #Mamasayangkalian, Nak #NawangsayangIbuk. Sayang banget. :-)#NiceMemorywithMom

NB : Liat poto 10 taun lalu waktu timbangan masih di angka 45 kg. Sekarang mah, cukup bersyukur dengan 52 kg sajah. Hahaha. #Kapankuruslagi T_T

Pamulang, 5 Desember 2016, Iseng ngetik ujan-ujan ditemenin Delta FM


Tuesday, November 29, 2016

Acer Switch Alpha 12 : Gadget 'Ganteng' Impian para Blogger

Ya. Judul diatas ga terlalu berlebihan menurut aku. Gimana engga, pertama liat dan baca sekilas spesifikasinya, rasanya otak langsung bilang “Wow!”. Apalagi waktu tau lebih banyak tentang Acer Switch Alpha 12 ini. Secara spontan hati langsung teriak “Pengeeen Punyaaaaa.”

Kayak ABG jatuh cinta, aku pun langsung ngibrit googling klik sana klik sini, nyari tau detail komplit tentang Notebook Hybrid keluaran Acer ini. Dari namanya aja, kalo diibaratkan Tim Pasukan Khusus Militer, gadget ini udah keliatan banget, gantengnya. Hahaha. Apalagi waktu baca dan tahu spesifikasinya secara detail.

Yang kebayang adalah sosok cowok ganteng, tampilannya macho, dengan perut tanpa lemak dan buncit, cool, punya respon yang tanggap dan plussss kreatif. Haha. Yang pada sirik, pasti langsung bilang “Segitunya, muji Acer Switch Alpha 12,? Kan, situ kerjanya cuman di rumah? Apa butuh, gadget sekeren ini?”

Hey! Status di KTP sih, boleh cuman Ibu Rumah Tangga, tapi cita-cita, mimpi, dan passion aku, melebihi kesibukan rutinitasku yang berkisar antara dapur dan ngurusin dua gadis kecilku. Yang beda sekarang (sebelum dan setelah nikah) hanyalah tempat aku beraksi dan berkreasi. Kalo dulu, jaman masih jadi reporter di salah satu Harian Nasional kerjanya wara wiri ngejar berita disana sini, sekarang aku kerja dari rumah.

Just stay at home, being full time Mom. Thoh, berkarya bisa dilakukan dimana aja. Ga terbatas ruang dan waktu. Gitu juga dengan nyari uang. Di luar atau dari rumah, hanya masalah pilihan. Jadi walaupun di rumah, bisa tetep punya karya dan menghasilkan. Meski agak ekstrim sih, perubahannya. Hahaha. Kalo dulu ‘alat perang’ yang aku pegang pena, sekarang mah, cukup mikser.

Yah, sejak resign aku mulai mutusin buat pindah haluan. Dari wartawan jadi tukang kueh. #tutupmukapakepanci. Hahaha. Jauh banget ya, rentang kerjanya. Aku pun sadar kalau ini merupakan pilihan paling ekstrim yang aku ambil dalam hidup. Dengan sedikit mengurangi kesenangan dan kepuasan pribadi ketika bekerja di luar rumah, dikit-dikit aku mulai ngerintis usaha Abirah Cakes & Catering.

Tiap hari berkutat dengan mikser dan Oven ga bikin passion aku dalam nulis lantas hilang gitu aja. No! Justru disitu menurutku tantangannya. Gimana aku bisa nyeimbangin waktu antara baking, baby sitting, dan writing. Bahkan sempet-sempetnya ngabisin waktu buat nonton berepisode-episode Drama Korea. Hahaha.

Makanya ketika ada yang nanya, emang IRT butuh gadget canggih, aku bakalan jawab “Kenapa Engga?” Karena sekali lagi aku bilang, IRT hanyalah status di KTP buat aku. Jika pagi aku ‘mengabdi’ buat keluarga, malamnya aku memuaskan passion dengan ngeblog dan berkarya di dunia maya. So what?

IRT juga boleh dong, punya impian milikin gadget keren? #ngibarin apron tanda damai. Hahaha. Terus, sekeren dan seganteng apa sih, Acer Switch Alpha 12? Disinilah aku bakalan bikin kalian ikutan teriak pengen.



7 Alasan Kenapa Acer Switch Alpha 12 Aku Bilang ‘Ganteng’


1.     Tampilannya ‘Macho’



    Sesuai namanya, secara tampilan, Acer Switch Alpha 12 ini merupakan type hybrid yang bisa di switch penggunaannya dari notebook jadi tablet. meski gitu, jangan khawatir perangkat ini ga bisa mencakup semua kebutuhan spAcer (sebutan pengguna Acer sejati. Haha) karena gadget ini udah dilengkapi dengan berbagai fitur yang menarik.
  
   Lantas, gimana dengan spesifikasinya? Pasti pada banyak yang nanya dan meragukan, "What? Bisa berubah jadi Tablet? Spesifikasinya kecil, dong, mana asik dipake buat ngeblog lama? Terus, ngetiknya juga pasti jadi bakalan susah? Bagian mananya, yang bisa disebut sebagai Gadget Impian para Blogger?"

    Hoho. Jangan khawatir. Tim Acer udah memikirkan hal ini matang-matang sebelum nge-launch produk ini, seperti penggunaan kickstand sehingga SpAcer bisa mengatur sudut hingga 165 derajat, untuk memberikan sudut pandang yang diinginkan.

    Belum lagi baterainya yang tahan up to 8 hours, dan pilihan warna silver yang bikin Switch Alpha 12 ini terlihat elegan. Yaiyalah. Kalo ga, mana mungkin aku berani bilang Acer Switch Alpha 12 ini sebagai Gadget Ganteng Impian para Blogger. Yuk, kita liat lagi bukti kegantengan lain dari Acer Switch Alpha 12.
  
      2.     Anti Panas dan Berisik


Ada yang pernah punya laptop / notebook dengan suara yang berisik? Ato sekarang gadget kesayangan kamu yang saban hari dipake buat ngeblog sering panas dan bikin gerah? Mungkin ini waktu yang pas buat kamu beralih ke Acer Switch Alpha 12.

Selain tampilannya yang macho dan bisa di switch sesuai kebutuhan, gadget ini juga dilengkapi dengan teknologi Acer LiquidLoop yang bisa mencegah terjadinya penurunan performa perangkat akibat overheating.

Ih, kalo bisa nurunin panas karna overheating-nya, berarti Acer Switch Alpha 12 ini juga bakalan berisik dong. Kan, nurunin panasnya pake kipas, dan kipas inilah penyebab yang bikin berisik? Haha. Disinilah peran Acer LiquidLoop. Teknologi ini mengandalkan pipa berisikan cairan pendingin yang bisa menstabilkan suhu prosesor Intel Core i Series di dalamnya dengan optimal.

Jadi, kesimpulannya, sekarang mah, udah ga jaman, pake notebook / laptop yang ngandelin kipas konvensional dan bikin berisik. Ga cuman itu, kelebihan Acer Switch Alpha 12. Karena sistem pendinginnya yang tanpa kipas / fanless, notebook ini juga ga rentan ditempeli debu yang kadang suka iseng ngerusak motherboard.

Secara ga langsung, hal ini berpengaruh juga sama umur pakai notebook. Hm, kurang apa coba, tim Acer dalam memanjakan SpAcer? Masih mau lanjut? Yukkk...


3. Bobotnya Ringan dan Slim


Kayak yang aku bilang di awal, ibaratnya cowo ganteng, gadget ini bentuk tubuhnya proporsional, dan perutnya ga berlemak atau bahkan buncit. Hahaha. Untuk mendukung mobilitas para blogger, gadget ini didesain dengan bodi yang tipis dan bobot yang ringan. Kalo dikonversikan dalam ukuran berat, Acer Switch Alpha 12 hanya memiliki bobot 1,25 kg.

Wow! Asyik banget, kan? Bakalan enak banget, deh, ditenteng kemana-mana. #ngences. Dan, ga hanya itu. Kita bisa ngerubah tampilan Notebook Acer Switch Alpha 12 ini menjadi Tablet, karena gadget ini dilengkapi dengan keyboard docking yang dilengkapi engsel magnet agar bisa dilepas sesuai kebutuhan.

Ribet? Engga, lah. Engsel magnet pada keyboard docking inilah yang justru memudahkan Spacer untuk melepas dan memasang Notebook menjadi Tablet, atau sebaliknya.


     4.     Respon Cepat 

    Untuk yang suka ga sabaran kalo nungguin waktu transfer data, jangan khawatir deh. Selain tampilannya yang ganteng, Switch Alpha 12 juga dilengkapi dengan standar USB terbaru, yaitu USB 3.1 type C. Dengan teknologi ini, SpAcer bisa memiliki port bolak balik yang praktis dan ga ribet, serta tidak membutuhkan waktu lama ketika memindahkan file berukuran besar.

     Kecanggihan tranfer datanya juga lebih cepat dari notebook biasa, yaitu bisa sampe 5 Gbps. Karena daya transfernya yang cepat ini, pengisian baterai pun otomatis juga jadi lebih cepat. Asyik kan? Jadi ga ada ceritanya lagi seru-serunya senam jari di atas keyboard, eh, jadi keganggu karna baterai yang habis.


      5.     Anti Radiasi


   Sering ga sih, ngalamin mata kering dan cepet capek waktu kerja di depan laptop / notebook? Nah, kalo pake Acer Switch Alpha 12, dijamin mata lelah karena kelamaan melototin layar ga bakal kejadian deh. Soalnya gadget ini dilengkapi dengan fitur Acer BlueLight Shield yang bisa melindungi mata dari emisi cahaya biru.


     Konon sih, si emisi cahaya biru ini yang sering bikin mata cepet lelah dan kering.

     6.     Keyboard Glow in the Dark




    Tadi udah sempet dibahas soal keyboard docking yang bikin Acer Switch Alpha 12 tambah keren kan? Nah, aku kasih tahu lagi, nih. Penggunaan keyboard docking tadi, ternyata bukan hanya asesoris semata, tapi bisa berfungsi sebagai screen protection.

    Trus udah gitu, di keyboard dockingnya juga dibekali lampu backlit biar SpAcer bisa ngetik meski di cahaya yang redup. Yang ini nih, cocok banget buat aku yang aktivitas ngetiknya suka di malam hari. Dalam gelap, lagi. Secara, si Kakak (4 tahun) dan Adek (1,5 tahun) kalo tidur lampunya suka dimatiin.

     Mau ngetik di ruang yang berbeda takut si Adek yang emang suka kebangun, nangis, terus akunya ga denger. Jadilah, ngetik dalam gelap, sambil ditemenin mp3 yang mengalun via earphone. Duh, jadi makin mupeng ajah nih, sama Acer Switch Alpha 12.


      7.     Dilengkapi Pena Digital Active Pen




Terakhir, ini surga buat SpAcer yang hobi coret-coret dan punya kemampuan desain grafis yang topcer. Acer juga ngelengkapi Switch Alpha 12 ini dengan pena digital Active Pen. Stylus ini bakalan ngebantu banget waktu SpAcer menggunakan fitur Windows Inks untuk mengatur ketipisan dan ketebalan garis pada sketsa digital.

Hm, ga usah repot deh, nyari kertas buat dijadiin kanvas waktu nuangin ide. Bisa langsung deh, coret-coret layar. Tinggal nongkrong di Cafe, trus sok-sok an deh tuh, serius coret-coret layar Acer Switch Alpha 12 pake pena digital Active Pen. Wuihh,,dijamin tingkat kegantengan ato kecantikan kamu bisa naik derajat, deh. Hahaha.


Gimana, ikutan jatuh hati sama Acer Switch Alpha 12? Issshhh, masih ga percaya kalo gadget ini ganteng abis? Kunjungin Acer Store atau Toko Mitra Acer terdekat aja yuk, dan mari kita kagumi 'ganteng' nya Acer Switch Alpha 12 ini bareng-bareng.


Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Acer Switch Alpha 12 Story Competition;
"“Switchable Me: Profesi dan Hobi yang Didukung oleh Acer Switch Alpha 12, Notebook 2-in1- yang Powerful dan Fanless”